
Bingung weekend mau kemana, cobalah memancing di sungai atau dikolam.
Bisa dilakukan sendiri, dan asik juga membawa keluarga. Dalam 5 tahun terakhir ini, kegiatan rekreasi memancing kolam menjadi wisata alternatif yg menjadi bisnis menggiurkan. Peminatnya banyak dan nyaris membludak.
Ini bukan karena kolamnya terbatas itu itu saja, ternyata memang populasi pemancing naik dari tahun ketahun. Coba aja tanya pengelola kolam dan penjual, mereka tau siapa aja muka baru dan loyal customer nya. Entah, mungkin jaman sudah sedemikian gilanya, kepala pusing tujuh keliling karena beban hidup yang makin menjepit, olahraga mancing di empang yg mengedepankan relaksasi karena ketenangannya ini lantas menjadi pilihan rekreasi bagi org urban. Gak jauh dari pusat kota, bisa didatangi sekeluarga naik mobil, dan hati ikutan jadi adem, apa dong yg kurang?
Kolam sendiri terbagi atas dua kategori pokok, yakni kolam harian dan kolam galatama.
Nama yg aneh?..... Ini mancing atau sepakbola?
Kolam harian paling cocok utk wisata keluarga. Hasil ikan yg dipancing kemudian ditimbang dan dibayar per kilogramnya atas hasil yg didapat pemancing. Biasanya sih, mancing dikolam harian perolehannya pasti tinggi karena populasi ikan disitu lumayan padat dan ikannya laper laper. Hehehe.Tapi, ini juga bukan jaminan lho. Salah pakai umpan dan salah nge-set piranti, yaaa pasti cuma sedikit yg didapat. Ikan yg terpancing boleh dibeli dan bisa dibawa pulang oleh pemancingnya. Kolam harian inilah sasaran utama pemancing dengan tipe keluarga atau datang dg teman.
Kolam Galatama adalah memancing dengan sistem pertandingan. Bayar tiket masuknya, lalu memancing terbatas hanya boleh dua joran, diakhir acara yakni adu perolehan total berat ikan terbesar dalam batas waktu tertentu, misal dari jam 08.00 hingga jam 15.00. Pemenangnya, tentu saja yg bisa memancing ikan terberat dan terbanyak. Keliatannya mudah, eh tunggu dulu. Tiket masuknya ada yang seharga 3 - 5 juta an. Ini serius lho. Dan hadiahnya KIJANG INOVA gres 2016 serta motor bebak Honda anyar. Tapi jangan takut, gak semua kolam Galatama harga tiketnya segitu. Ada juga yg kelas 10ribuan, 20ribuan, atau 100ribuan. Beberapa pakai hadiah pernik kecil kemudian meningkat jadi radio, TV, dan terus sampai kulkas dll.
Ikan hasil dari mancing galatama setelah ditimbang harus dimasukan lagi kekolam setelah pertandingan usai.
Lain halnya dengan kota Bondowoso yang dikenal Kota Tape yang sangat manis dengan aneka aroma khas, mulai aroma asli, aroma keju, aroma strawberi, aroma apel dan sebagainya. kembali kekolam galatama adalah memancing dengan sistem pertandingan. Bayar tiket masuknya, lalu memancing terbatas hanya boleh dua joran, diakhir acara yakni adu perolehan total berat ikan terbesar dalam batas waktu tertentu, misal dari jam 08.00 hingga jam 15.00. Ikan hasil pancingan boleh dibawa pulang meskipun menjadi pemenang.
Tipe pemancing yg berlaga dikolam Galatama adalah tipe advanced. Disini ngadu jago teknik, dan ngadu umpan ramuan siapa yg paling ampuh. Lucunya, sipememang lomba bukan saja disambut sorak sorai karena berhasil menggaet motor atau mobil, tapi juga dicecari pertanyaan: umpannya diolah dari bahan apa? Rahasia umpan itulah salah satu keberhasilan ybs keluar sebagai pemenang. Karena itu, urusan membikin umpan seperti sebuah "formula rahasia" yg harus dijaga dengan apik. Peserta yg kalah disini akan pulang dengan kepala pusing tujuh keliling. Duit habis banyak, dan hadiah mobil juga gak didapat. Jadi.... jika niat mancing ingin rileks, jangan coba coba main dikolam Galatama. Bisa runyam marah2 melulu.